Archive for April 5th, 2012

UOP Methode 539 mengatur prosedur untuk menentukan komposisi berbagai campuran gas hydrocarbon yang diperoleh dari kilang (refinery gas,  LPG) maupun dari alam (natural gas).  Analisa dengan metode ini  menggunakan Gas Chromatography (GC) dengan multi column yang dioperasikan sacara otomatis dengan menggunakan  valve switching.

Proses pemisahan dan analisa dilakukan dalam 3 rentang, yaitu : 1) C3 – C5 boiling range; 2) Intermediate boiling range (carbon dioxide, ethylene & ethane); 3) Light gases (hydrogen, oxygen + argon, nitrogen, methane & carbon monoxide).

Konfigurasi peralatan:   1)Injection system : spesifikasi Injection System tidak ditentukan secara spesifik; 2) Oven  : spesifikasi Oven tidak dijelaskan secara spesifik. 3) Column, terdiri dari 3 columns yang dihubungkan secara seri. Column 1, untuk menentukan C3 – C5 boiling range. Column 2, untuk menentukan intermediate boiling range (carbon dioxide, ethylene & ethane). Column 3, untuk menentukan light gases (hydrogen, oxygen + argon, nitrogen, methane & carbon monoxide).  4) Control System: Automatic atau manual. 5) Detector: 1 unit thermal conductivity detector dengan spec 20 sqmm/0.1% mol min response (for carbon).  6) Data Aquisition : tidak dijelaskan secara spesifik.

Berikut adalah GC untuk aplikasi UOP 539 dari beberapa vendor.

gc-uop-539

 

Baca artikel terkait : Analisis Minyak Bumi dengan GC